Kuliner Asli Yang Gak Lekang Oleh Zaman PENTHOL PATHI PAK DJO

Penthol Pathi Pak Djo Pangklangan Mandirejo
          Seperti biasa setiap pagi jam 06.00 saya dan istri sudah berangkat dari rumah yang berada di desa pakel kecamatan montong kabupaten Tuban. Kadangkala juga gak sempat sarapan karena keburu waktu dan supaya gak ngebut naik motornya. Dan alternatif utama yang sudah barang mesti yaitu nyegat Penthol Pathi ala Pak Djo Pangklangan, biasanya pangkalan utama di pertigaan layuti, itu tu yang jurusan talun jika keselatan. 
         
Sejak dulu hingga sekarang kuliner yang satu itu ini bagi aku dan istriku bagaikan barang antik yang tak pernah lekang oleh waktu (ketika aku dan istriku kecil ya belum sama-sama kenal donk), katanya sih. Setiap hari, kecuali hari libur beliau setiap pagi mulai mengayuh ontel yg dilengkapi dengan rombong yang berwarna biru yang berisikan makanan yang enaaakkk bingit yaitu Penthol Pathi. 
Hanya 5.000 saja dimakan berdua cukup deh
          Sudah menjadi kebiasaan melintas dua kecamatan yaitu kecamatan Merakurak - kecamatan Montong. Mulai dari keadaan jalan yang berbatu, berbecek-becek, kadang kala juga banjir disepanjang jalan merakurak arah selatan menuju montong. Namun Alhamdulillah sekarang jalannya sudah sritttt alias mulusss, tapi si Pak Djo tetep pakai ontel kesayangannya. Ciri khas dan manfaat itu yang jadi pemicunya.
          Pak Djo beliau sering disapa para pelanggan. Yang unik lagi peminat atau pembeli Penthol Pathi tersebut bukan hanya anak - anak SD, SMP atau SMA, namun semua kalangan mulai dari bapak/ibu pegawai, guru, petani, pedagang bahkah kakek/nenek pun masih menyukai camilan yang antik ini. Penthol Pathi khas Pak Djo tentunya diolah secara higienis, tanpa bahan pengawet, apalagi yang namanya borak, hem yang jelas dijamin sehat deh.

8 komentar:

Cak Jun mengatakan...

Memang si pentol yang terbuat dari pati ini salah satu kuliner yang tak lekang oleh waktu ya pak Towo. Saya juga penggemar pentol seperti ini. Rasanya makyus dan harganya ekonomis ������

andhika mengatakan...

Joss, pancen uenak.. apa lagi minume es degan atau es cincau, penthol pathi makanan sederhana dan bisa gawe guyub dg teman 10ribu dibuat makan bareng

Adhi Sutowo mengatakan...

demikian juga saya mas Jun dan mas Andhika, gak bikin bosen pokoe si penthol pathi...

Anonim mengatakan...

Topiknya udah keren..tp bahasa yg kurang rapi..tingkatkan lagi.

HariW mengatakan...

Semangat berkarya...!!!!

Adhi Sutowo mengatakan...

belajar dan terus belajar..

Adhi Sutowo mengatakan...

untuk Anonim ...... gimana y cara nulis yang rapi.... muncul dunk....

Ma Salafiyah Merakurak mengatakan...

Saya suka - saya suka.....

Posting Komentar