Sungguh Menyedihkan Nasib Operator Madrasah Tuban


"Lebih Baik Madrsah, Madrasah Lebih Baik". Kata inilah sebagai semboyan lembaga pendidikan yang bernaungan pada Kementerian Agama. Tepatnya pada ditjen pendis (pendidikan islam). Ada lagi semboyan yang lebih dahsyat juga,sebut saja "Madrasah Hebat Bermartabat". Josss bukan?

Untuk prestasi akhlak, Ok lah, namanya juga madrasah. Namun mbok ya o.... tentang aplikasinya itu lho dimaksimalkan. Sudah hampir lebih kurang 5 tahun berjalan yang namanya aplikasi emispendis.kemenag.go.id setiap waktu mengerjakan kok bikin naik darah para operator ya?. Belum lagi ditambah aplikasi berbasis web lainnya.

Setiap awal semester atau bertepatan pengerjaan emis tidak mokal para operator sering melatih kesabaran tingkat dewa, katanya. Belum lagi sarana-prasarana di lembaga/madrasah masing-masing juga belum memadai. Kasihan kan, apalagi yang jauh dengan jaringan internet. Bikin betah tirakat tuh OPM, sebutan gaulnya operator madrasah adalah OPM.

Entah perasaan dan kondisi yang dialami penulis sama atau tidak, bahkan mungkin lebih parah dari teman-teman OPM lainnya. Katanya satu pintu data namun malah semakin menumpuk aplikasi berbasis web yang diciptakan oleh pihak Kemenag RI, belum lagi aplikasinya yang selalu uji coba. Buat anak kok coba-coba.

Bismillah. Semoga sehat selalu para pejuang madrasah khususnya pak Febby beliau salah satu staf di kemenag Tuban atau operator emis ditingkat kabupaten yang selalu sabar mengarahkan dan membimbing OPM se Kabupaten Tuban. 

Walaupun aplikasi emis kurang maksimal,namun tidak mengurangi semangat para OPM. Biasa tirakat je, apalagi yang dilingkungan ponpes, njagong semalam suntuk pun dilakoni demi rampungnya pekerjaan si emis. 

Dengan keadaan ini, SDM (sumber daya mesin) yang ada di kemenag pusat hususnya penanganan emis bisa menjadi lebih baik. Kalo SDM (sumber daya manusia) saya kira lebih dari cukup lah.

Semoga kesedihan, kepiluan, ketirakatan ini bisa membawa berkah bagi rejeki OPM masing-masing lembaga. Jangan lupa stamina dijaga, baik stamina fisik maupun non fisik.

Intine, mung nyuwun aplikasi buatan kemenag itu dimbangkan dengan aplikai-aplikasi kementerian yang lainnya, atau jangan-jangan sama ya?, hehehe gak tau lah beda kementerian kok.


Wis sukup salam curhat OPM Tuban Jawa Timur Indonesia. 







Posting Komentar

2 Komentar

  1. Baca ini kok ngenes ya nasib OPM. Semoga kemenag lebih memperhatikan uneg-uneg pegawai, sehingga kinerja mereka makin baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. monggo mbak nur...mungkin bisa sekalian bantu nulis tentang hal ini,...heheh

      Hapus
Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)